DERAI AIR MATA UMAT SAKSIKAN DRAMATISASI TABLO JALAN SALIB JUMAD AGUNG DI PAROKI LAMBUNGA
- Mar 31, 2025
- Fransiskus K. Doken
- Religi
Latihan Dramatisasi Tablo Jalan Salib Jumad Agung di Paroki St. Werenfried Lambunga terus dilakukan oleh OMK bersama umat stasi Adobala. Pada sesi latihan kelima , Senin (31/03/2025) pemeran Tablo Jalan Salib Jumad Agung membuat derai air mata umat yang menyaksikan jalannya proses latihan. Disaksikan media ini, umat yang hadir menyaksikan jalannya proses latihan Tablo tampak menderai air mata menghayati kisah sengsara Yesus Kristus.
Umat mengakui bentul -betul menghayati latihan Tablo Jalan Salib Jumad Agung yang diperankan oleh OMK dan umat stasi Adobala. Tablo Jalan Salib memvisualisasikan kisah perjalanan Yesus sebagai penebus dosa dalam kepercayaan katolik. Mulai dari pengkhianatan murid Yesus, pengadilan dan penyiksaan prajurit-prajurit Romawi hingga Yesus wafat disalib.
Sabon Tawa yang berperan sebagai Yudas Iskariot murid Yesus yang mengkianatinya, melakoni gerak gerik Yudas Iskariot memvisualisaikan secara baik memeluk dan mencium Yesus yang sedang bersama murid-muridnya di Taman Getzemani. Peran para serdadu pun tampak baik ketika datang bersama Yudas Iskariot untuk menangkap Yesus. Dramatiasi penangkapan Yesus oleh parjurit Romawi yang diperankan oleh Umar Baowolo dan kawan-kawanya, terlihat cukup bagus dalam sesi latihan kelima ini. Ketika Yesus diserahkan ke Pilatus divisualisasikan secara baik pula oleh para prajurit.
Teriakan "Salibkan! Salibkan!" adalah teriakan yang dilontarkan oleh para pemimpin Yahudi kepada Pontius Pilatus. Teriakan ini dilakoni secara baik oleh Umar Baowolo bersama kawan-kawannya yang berperan sebagai prajurit. Teriakan "Salibkan! Salibkan!" adalah teriakan yang dilontarkan oleh para pemimpin Yahudi kepada Pontius Pilatus. Teriakan ini dilontarkan saat Pilatus berusaha membebaskan Yesus. Pelakon Pontius Pilatus didramatisasikan secara baik oleh Hendrikus Lamariang. Begitu juga dengan visualisasi Herodes yang diperankan oleh Irwan Modin Tadon.
Umat menyaksikan dengan penuh hikmad proses latihan Tablo Jalan Salib. Puncaknya, umat terlihat menderai air mata tangisan, ketika Bibiana Benga Tupen sebagai pelakon Bunda Yesus menjumpai Yesus putranya pada perhentian keempat. Saat itulah ratapan bernada lamaholot "Oh Ana Yesus " membuat umat tidak menahan air mata tangisan. Apalagi diringi dengan lagu sedih "Ina Maria Peten Kame Ia Tana Ekan Lolon " oleh anggota koor pimpinan ibu Yustina.
Umat terus memberikan dukungan dengan menghadiri setiap sesi latihan Tablo Jalan Salib. Sesi latihan selanjutkan akan dilaksanakan pada hari Kamis (03/04/2025) sebagai latihan pra gladi Tablo Jalan Salib. Latihan akan dimulai dari taman Getzemani yang berlokasi di Gua Maria Ratu Damai hingga ke perhentian terakhir Yesus dimakamkan. Para pendamping dan pemandu latihan Tablo mengharapakan keterlibatan seluruh pemeran bisa berpartisipasi pada pra gladi yang dimulai pada PKl. 15.30 Wita.