Menteri Desa PDT RI Serap Aspirasi Pemerintah Desa di Flores Timur

  • Jul 03, 2026
  • Fransiskus Kopong Doken
  • Berita Daerah

Flores Timur – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Republik Indonesia, H. Yandri Susanto, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan dialog bersama pemerintah daerah digelar di Koperasi Desa Merah Putih, Kelurahan Weri, dan dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Wakil Gubernur NTT, Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Kemendesa, Bupati Lembata, Ketua DPRD Flores Timur, serta para camat, kepala desa, lurah, dan pendamping desa se-Kabupaten Flores Timur.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Flores Timur menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Desa yang turun langsung mendengar aspirasi pemerintah desa. Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan sejumlah isu strategis, di antaranya dampak kebijakan penyesuaian dana desa terhadap program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Bupati menjelaskan, sebelumnya desa mampu mengalokasikan anggaran sebesar Rp150 juta hingga Rp200 juta untuk program ketahanan pangan. Namun setelah adanya penyesuaian, anggaran tersebut berkurang hingga 60 persen. Hal ini dinilai berdampak pada kemampuan desa dalam mengembangkan usaha produktif masyarakat.

Terkait capaian pembangunan, Bupati melaporkan bahwa dari 229 desa di Kabupaten Flores Timur, sebanyak 59 desa telah berstatus Desa Mandiri dan 75 desa berstatus Desa Berkembang. Meski demikian, isu kemiskinan dan stunting masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama.

Pemerintah Kabupaten Flores Timur mengusulkan agar indikator Indeks Desa Membangun (IDM) dapat disempurnakan dengan menambahkan variabel sosial, sehingga lebih mencerminkan kondisi riil masyarakat.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Desa dan PDT RI untuk menyerap aspirasi langsung dari pemerintah daerah dan desa, sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan pembangunan desa ke depan.