PEMDES ADOBALA DAN BPD GELAR MUSDES KHUSUS PEMBAHASAN PROGRAM KETAHANAN PANGAN TAHUN 2025
- Mar 12, 2025
- Fransiskus Kopong Doken
- Berita Desa
Pemerintah Desa Adobala dan BPD menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Pembahasan Program Ketahanan Pangan tahun 2025 sesuai jadwal yang diturunkan dari Kecamatan Kelubagolit.
Musdes ini dilaksanakan di Aula Kantor Kepala Desa Adobala, Kecamatan Kelubagolit, Kabupaten Flores Timur, Selasa (11/03/2025).
Musyawarah Desa di pandu oleh Ketua BPD, Marianus Kia Geroda yg didampingi Penjabat Kades Hironimus Hawan Teka, Kasie Ekonomi Kecamatan Kelubagolit, Yohanes Koda Soba, dan Pendamping Desa, Rahman Kotak.
Ketua BPD dalam arahannya menyampaikan bahwa program ketahanan pangan sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat dan kita menyambut baik perhatian pemerintah pusat untuk desa dalam hal ketahanan pangan.
"Kita berharap ketahanan pangan dengan dukungan 20 persen Dana Desa ini, bisa memberikan kebermanfaatan kebutuhan pangan di desa, "ungkapnya.
Lebih lanjut, Marianus menekankan pentingnya pengembangan potensi desa, terutama dalam sektor pertanian, perikanan dan peternakan.
Hal ini, Sesuai dengan panduan dari pemerintah pusat terkait program ketahanan pangan.
Melalui Musyawarah Desa ini, Marianus mengajak forum Musdes untuk membahas dan menyepakati program prioritas dan pengelolaan, baik oleh TPK , Bumdes, ataupun lembaga ekonomi di desa.
Sementara Camat Kelubagolit yang diwakili Kasie Ekonomi Yohanes Koda Soba , pada kesempatan itu menjelaskan bahwa Program Ketahanan Pangan merupakan isu krusial yang dihadapi dunia dan menjadi program prioritas pemerintah pusat menuju swasembada pangan.
"Ketahanan Pangan ini sangat penting dalam menghadapi situasi darurat, krisis, dan perubahan iklim yang kian tidak menentu " katanya.
Pada kesempatan itu, Yohanes Koda Soba mengajak masyarakat desa Adobala untuk mendukung program ini dengan berinovasi menghasilkan produk unggulan desa yang akan berdampak pada peningkatan ekonomi desa dan menghasilkan PAD.
Hal tersebut disambut baik oleh Penjabat Kades Adobala, Hironimus Hawan Teka.
Selaku Pemerintah Desa , Hironimus menjelaskan bahwa program ketahanan pangan ini juga dapat mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto.
Penjabat Kades pun mengajak masyarakat yang hadir untuk memberikan ide gagasan, demi penyempurnaan program kegiatan yang telah direncanakan dalam RKPDes 2025 untuk nantinya akan dilakukan perubahan.
Untuk diketahui, program kegiatan untuk ketahanan pangan ini, harus dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) bagi desa yang sudah ada Bumdes.
Jika desa yang belum memiliki Bumdes, maka program ketahanan pangan ini akan dikelola oleh TPK Khusus Ketahanan Pangan ataupun Lembaga Ekonomi yang ada di desa.
Mengikat desa Adobala sudah memiliki Bumdes, maka program ketahanan pangan di kelola melalui Bumdes.
Melalui diskusi, forum akhirnya menyepakati program ketahanan pangan akan dikelola oleh Bumdes dengan program kegiatan pertanian tanaman jagung kuning.
Para Pendamping Desa dan PLD yang hadir pada Musdes, mendorong pemerintah desa untuk segera melakukan revitalisasi Bumdes dengan membentuk unit usaha baru untuk mengelola program ketahanan pangan ini.
Tim PD dan PLD juga mendorong Pemdes melalui Tim Penyusun RKPDes untuk segera mungkin meninjau lokasi untuk menganalisis kelayakan usaha pertanian.
Turut hadir dalam kegiatan Musdesus, Aparatur Pemdes, BPD, PLD, Bhabinsa , Staf Kasie Ekonomi Kecamatan Kelubagolit, Tokoh Masyarakat, Penyuluh Pertanian, PKK, Karang Taruna, KIM, dan unsur masyarakat lainnya.