PERKUAT LITERASI DIGITAL, DOSEN FSRD ITB BANDUNG GELAR PELATIHAN JURNALISME WARGA BAGI MASYARAKAT DESA ADOBALA
- Jul 31, 2025
- Fransiskus K. Doken
- Berita Desa
Warga Desa Adobala mengikuti pelatihan Jurnalisme Warga dan Manajemen Konten sebagai upaya untuk meningkatkan publisitas desa yang dilaksanakan oleh dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung, (Rabu, 30/07/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan dengan dukungan Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran, Institut Teknologi Bandung. Para dosen yang hadir memberikan pelatihan literasi digital adalah Dr. Tri Sulistyaningtyas, M.Hum., Linda Handayani Sukaemi, M.Hum., Harifa Ali Albar Siregar, Ph.D., Yani Suryani, M.Hum., dan Sira Kamila, M.Hum. Dalam kegiatan tersebut para warga Desa Adobala dilatih untuk membuat konten video berisi informasi suputar desa yang dapat diunggah di media sosial.
Sesi pertama merupakan sambutan yang disampaikan oleh Bapak Hironimus Hawan Teka yang merupakan Penjabat Kepala Desa Adobala. Kemudian Dr. Tri Sulistyaningtyas, M.Hum. memberikan sambutan. Setelah itu para warga mendapatkan pelatihan jurnalisme warga, videografi, dan editing menggunakan aplikasi Edits.
“Kegiatan ini berlangsung berkat kehadiran aplikasi Desanesha yang menjembatani kebutuhan warga desa dengan kepakaran para dosen. Saya sangat bersyukur Bapak/Ibu dosen dapat membagikan ilmunya di sini” ujar Bapak Hironimus.
Pada pelatihan ini masyarakat Desa Adobala mendapatkan pembelajaran mengenai hal penting yang harus ada dalam sebuah berita yaitu 5W + 1H (what, where, when, who, whom,dan how). Setelah itu para warga mendapatkan pelatihan videographer dari Bapak Harifa Ali Albar Siregar, Ph.D. Untuk melatih keterampilan konten kreasi warga Desa Adobala mendapatkan pelatihan editing video.
Pada sesi terakhir para warga Desa Adobala dibagi menjadi beberapa kelompok dan diminta untuk membuat konten yang menarik dan menerapkan prinsip jurnalisme warga yang telah disampaikan. Peserta yang mendapatkan juara 1 berkisah tentang briket pengganti kayu bakar. Pemenang kedua dan ketika membahas penggunaan gading dalam acara pernikahan dan pengenalan Taman Kanak-kanak bagi warga desa di Adobala.