FESTIVAL TEATER PELAJAR FLOTIM JADI CERMINAN REMAJA MEMBACA DIRINYA
- Sep 20, 2025
- Fransiskus K.Doken
- Berita Daerah, Budaya, Pendidikan
FLORES TIMUR - Walau diguyur hujan yang lebat, anak-anak pelajar yang tampil pada Festival Seni Pertunjukan (Teater) Pelajar tingkat SLTP/SLTA di Taman Kota Felix Fernandez Larantuka (Rabu, 17/09/2205) tetap menunjukan perannya masing-masing dengan sangat baik.
Mereka seolah tidak menilai hujan sebagai penghalang untuk menunjukan kesatuan cerita dan peran mereka di atas panggung, namun hujan justru hadir sebagai atmosfir tersendiri yang semakin menambah kesan dramatis dalam lakon yang dibawakan.
Semangat ini sungguh menjadi cerminan yang luar biasa bagi para generasi baru teater di Flores Timur yang selama beberapa tahun terakhir ini selalu diisi dengan berbagai pertunjukan teater- baik di skala komunitas dan sekolah yang lebih kecil maupun di tingkat kabupaten yang lebih luas.
Remaja Membaca Dirinya, yang menjadi tema festival ini melibatkan 6 SMP dan 7 SMA di kabupaten Flores Timur sejak 17 sampai dengan 19 September 2025.
Pelibatan remaja, para pendidik dan masyarakat menjadi penting dalam konteks membangun budaya hidup kreatif khususnya saat ini ketika remaja punya banyak bakat, banyak potensi namun kurang punya ruang aktualisasi, ruang pergaulan dimana mereka dapat belajar dan bertumbuh bersama.
Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen- di awal sambutannya menyampaikan bahwa festival ini memberikan ruang bagi generasi muda untuk bisa bersosialisasi dan mengaktualisasi diri serta menciptakan keseimbangan dalam diri generasi muda. Bupati Dihen menyebutkan bahwa anak-anak muda sekarang tentu berada di tengah dunia yang berbeda sekali yang membuat mereka bisa saja tercabut dari akar-akar budaya mereka.
"Kalau anak-anak ini tidak kita salurkan ruang aktualisasi mereka, maka banyak persoalan sosial yang bisa timbul karena hal itu," ungkapnya.
Bupati Dihen juga menyampaikan bahwa festival pelajar ini juga sejalan dengan program Future School yang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah Flores Timur untuk menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045 dengan menekankan pada aspek-aspek yang modern dan sangat eksata.
Namun menurutnya, kesempurnaan dan keseimbangan manusia tidak hanya menyangkut aspek-aspek itu saja, tetapi aspek seni dan ekspresi estetika dari generasi muda harus perlu juga dikembangkan sehingga dengan momen seperti ini semakin menyempurnakan kesempurnaan anak-anak, agar mereka dapat menyongsong Indonesia Emas di tahun 2045 dalam jati diri yang lebih utuh.
Doni Dihen juga berharap agar melalui penyelenggaraan festival ini, aspek-aspek seni dan kebudayaan yang ada di Flores Timur bisa terus berkembang sehingga lewotanah kita tidak hanya indah secara fisik tetapi juga indah secara sosial, seni dan budaya.
Mengakhiri sambutannya, Doni Dihen menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Pelajar ini.
"Generasi muda sekarang adalah generasi milenial yang tentunya makin percaya diri dan kompetensi seni dari anak-anak muda ini bisa berkembang dengan baik dan menampilkan wajah Flores Timur secara sosial budaya yang lebih baik lagi," tutupnya mengakhiri.
Adapun sekolah-sekolah yang terlibat dalam festival ini yakni SMP Swasta Santo Gabriel Larantuka, SMPN 1 Tanjung Bunga, SMPN 2 Wulanggitang, SMPN SATAP Nobo Ile Bura, SMPN Panca Marga Adonara, SMPN SATAP Nusadani Solor Barat, SMAN 1 Lewolema, SMA Swasta Katolik Fransiskus Asisi Larantuka, SMK Sura Dewa Larantuka, SMA Swasta Seminari Sandominggo Larantuka, SMAN 1 Solor Barat, SMK Surya Mandala Adonara Timur, SMK Berasrama Ancop Likotuden dan SMAN 1 Adonara Barat.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati; Ignasius Boli Uran, S.Fil, Ketua Dewan Kesenian, Seniman Jakarta; Bambang Prihadi, Dosen pemeranan, aktor; Dr. Tony Supartono, Rektor Institut Seni Budaya Indonesia Bandung; Dr. Retno Dwimarwati, S.Sen, M. Hum,
Sejumlah Pimpinan OPD, Pasi Log Kodim 1624/Flotim, Kapten Inf Achmad Setiyadi Jatmiko, Kasubagbin Kejaksaan Negeri Flores Timur; Martina Risaloy SH, Pimpinan Cabang Bank NTT Larantuka, Patrisius Iwan Pindu Amahu, dan para warga masyarakat lainnya.
#prokompimflorestimur