Kemkomdigi Siapkan 200 Titik Nonton Bareng Piala Dunia FIFA 2026

  • Jun 13, 2026
  • Fransiskus Kopong Doken
  • Berita Nasional , Siaran Pers Kemkomdigi

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) akan menambah sekitar 200 titik nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 di berbagai daerah.

Langkah ini bagian dari upaya pemerintah memastikan seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati ajang sepak bola terbesar dunia. 

Meutya menilai penunjukan TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia FIFA 2026 menjadi momentum bersejarah bagi televisi publik Indonesia. Untuk pertama kalinya setelah reformasi, TVRI kembali menayangkan ajang sepak bola terbesar dunia .

“Ini adalah sejarah baru bagi TVRI. Setelah reformasi, untuk pertama kalinya TVRI kembali mendapatkan amanah menayangkan Piala Dunia. Kepercayaan ini tidak mungkin terjadi tanpa arahan dan perhatian khusus dari Bapak Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan masyarakat Indonesia dapat menikmati perhelatan olahraga terbesar dunia melalui televisi publik,” ujar Meutya usai menghadiri acara Semarak Bola Gembira TVRI, Konser Menyambut Piala Dunia FIFA 2026 di Kantor Pusat TVRI Nasional, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/06/2026) .

Menurut Meutya, Piala Dunia bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga sarana memperkuat nilai kebersamaan dan sportivitas di tengah masyarakat. 

“Piala Dunia bukan sekadar tontonan, ini adalah ruang untuk membangun sportivitas, semangat kompetisi yang sehat, sekaligus memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat Indonesia,” ujarnya .

Berdasarkan data TVRI, saat ini telah terdata hampir 12 ribu titik nonton bareng yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah menjelang dimulainya turnamen .Untuk memperluas jangkauan masyarakat, Kemkomdigi akan melibatkan jaringan komunikasi publik di daerah, komunitas digital, relawan digital, serta berbagai mitra strategis dalam penyelenggaraan nobar .

“Dari ekosistem Kemkomdigi, kami akan menambah sekitar 200 titik nobar yang melibatkan jaringan Diskominfo daerah, komunitas, relawan digital, dan berbagai mitra ekosistem kami. Kami ingin kemeriahan Piala Dunia benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke berbagai daerah,” jelas Meutya .

Meutya menegaskan pemerintah juga akan memastikan masyarakat di wilayah yang masih menghadapi tantangan konektivitas tetap dapat mengakses siaran Piala Dunia. Kemkomdigi akan berkoordinasi dengan TVRI, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan guna menyiapkan dukungan konektivitas yang diperlukan. 

“Kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal untuk menikmati momen bersejarah ini. Jika terdapat wilayah dengan tantangan konektivitas, pemerintah akan menyiapkan berbagai solusi agar masyarakat tetap dapat menyaksikan pertandingan dengan baik,” ungkapnya.