Sekda Flores Timur Lantik 144 PNS Baru, Tekankan Integritas dan Larang Euforia Berlebihan

  • May 04, 2026
  • Fransiskus Kopong Doken
  • Berita Daerah

Sekretaris Daerah Kabupaten Flores Timur, Petrus Pedo Maran, secara resmi melantik 144 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Aula Sekretariat Daerah (Setda) pada Senin (04/05/2026). Dalam acara tersebut, satu calon dibatalkan sumpahnya karena tidak hadir.

"Saya tidak main-main. Syukuri momentum ini dengan bekerja, memberikan sesuatu untuk teman kerja, keluarga, atau melalui doa di rumah ibadah masing-masing," tegas Sekda Pedo Maran.

Ia menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas nama Bupati serta Wakil Bupati Flores Timur atas perjuangan panjang para pegawai. Namun, Sekda menegaskan larangan keras terhadap perayaan euforia berlebihan yang mengganggu norma umum dan keselamatan, seperti pesta minuman keras hingga mabuk atau aksi kebut-kebutan di jalan raya.

Status PNS disebut sebagai simbol kepercayaan negara yang wajib dijawab dengan integritas serta dedikasi tinggi. Sekda menyoroti keunggulan generasi muda dalam penguasaan teknologi informasi (IT), yang diharapkan dimanfaatkan untuk mendukung program kerja pemerintah daerah dan pelayanan masyarakat—bukan sekadar aksesori profesionalitas. Para PNS baru juga didorong belajar mandiri (otodidak) dan tidak hanya bergantung pada pelatihan formal atau bimbingan teknis (bimtek).

Sekda Flotim, Petrus Pedo Maran Lantik 144 CPNS Menjadi PNS, Senin (04/05/2026) di Aula Setda. (Dok.Prokompim Flotim). 

Di akhir sambutan, Sekda menitipkan poin-poin krusial sebagai panduan, yaitu Menjunjung tinggi integritas serta menjaga citra diri dan institusi, baik di dalam maupun luar jam kerja. Meningkatkan profesionalisme dan mengasah kompetensi secara mandiri mengikuti dinamika global. Semangat melayani dan menjadi solusi bagi institusi, bukan bagian dari masalah. Loyalitas pada pimpinan dan negara, berlandaskan etika kinerja serta koridor aturan yang berlaku.

Sekda berpesan agar kehadiran PNS baru ini menjadi energi baru mempercepat pencapaian visi-misi daerah demi kesejahteraan masyarakat Flores Timur, sejalan dengan program otonomi daerah dan transformasi digital.

Turut hadir Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Flores Timur Petrus Pehan Tukan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Rufus Koda Teluma, Inspektur Daerah Fransiskus Xaverius Resiona, serta para saksi dan rohaniwan pendamping.