GUBERNUR NTT : PERJUANGAN MELAWAN KEMISKINAN EKSTREM DAN STUNTING HARUS DENGAN GERAKAN KEMANUSIAAN

  • Oct 27, 2025
  • Fransiskus K. Doken
  • Berita Daerah, Kesehatan

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena pada Senin (27/10/2025)  menghadiri kegiatan Koordinasi dan Kolaborasi Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi, dan Lintas Sektor dalam Penghapusan Kemiskinan Ekstrem dan Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di Hotel Aston Kupang.

Kegiatan ini diinisiasi oleh BKKBN dan diikuti oleh berbagai unsur—pemerintah pusat, daerah, akademisi, hingga mitra pembangunan. Kita semua disatukan oleh satu panggilan kemanusiaan: memastikan anak-anak dan keluarga di NTT hidup sehat, sejahtera, dan bermartabat.

Pada kesempatan itu, Gubernur NTT menegaskan bahwa perjuangan melawan kemiskinan ekstrem dan stunting bukan sekadar urusan angka atau laporan administrasi. Ini adalah gerakan kemanusiaan yang menyentuh masa depan manusia NTT.

Data tahun 2024 menunjukkan kemiskinan kita masih 19,48 persen dan stunting 37 persen. Angka ini adalah wajah nyata perjuangan warga kita.

Upaya penghapusan kemiskinan dan stunting harus dimulai dari keluarga, dari ibu hamil, anak baduta, hingga lansia. Karena itu, Pemprov NTT terus menggerakkan lima langkah Quick Wins BKKBN:

1️⃣ Genting (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting)

2️⃣ Penguatan Posyandu

3️⃣ Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak)

4️⃣ GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia)

5️⃣ SIDAYA (Lansia Berdaya)

Semua program ini mencerminkan gotong royong dalam membangun manusia NTT dari bawah, dari keluarga hingga komunitas.

Gubernur Laka Lena juga mendorong gerakan ekonomi rakyat seperti Beli NTT, One Village One Product, NTT Mart, dan Dapur Flobamorata agar uang berputar lebih lama di daerah, menciptakan lapangan kerja, dan menumbuhkan kebanggaan pada produk lokal kita.

Gotong royong adalah napas pembangunan kita. Seperti yang diwariskan Bung Karno di Ende, semangat itu harus terus hidup di setiap langkah kita melawan kemiskinan dan stunting, "katanya.

Menurut Gubernur NTT, Tidak ada NTT yang maju tanpa keluarga yang sejahtera. Tidak ada NTT yang kuat tanpa anak-anak yang sehat.

Mari satukan langkah menuju NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan, ajaknya.