Kembangkan Sorgum, Maria Loretha "Mama Sorgum" Raih Liputan6 Awards 2026 Kategori Ketahanan Pangan

  • May 24, 2026
  • Fransiskus Kopong Doken
  • Berita Nasional , Pertanian

Maria Loretha, yang akrab disapa Mama Sorgum, Perempuan Asal Waiotan, Pajinian Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur menerima penghargaan Liputan6 Awards pada Sabtu, 23 Mei 2026, atas perjuangannya menghidupkan kembali sorgum sebagai pangan lokal andalan di Nusa Tenggara Timur.

Maria Loretha meraih Liputan 6 Awards 2026 berkat kiprahnya mengembangkan sorgum sebagai harapan pangan NTT, khususnya untuk ketahanan pangan di Flores Timur.

Penghargaan ini menegaskan bahwa perjuangannya sejak 2007 dianggap memberi dampak nyata bagi petani dan kemandirian pangan daerah. 

Sosoknya sudah lama dikenal sebagai penggerak sorgum dan penerima sejumlah penghargaan sebelumnya. 

Liputan 6 menempatkannya dalam kategori ketahanan pangan pada gelaran Liputan 6 Awards 2026.

Narasi yang diangkat menekankan bahwa sorgum bukan hanya komoditas, tetapi jalan hidup dan identitas pangan yang kembali ditemukan. 

Ketika menerima Penghargaan Liputan6 Awards 2026, Maria Loretha menegaskan bahwa setiap daerah harus menjaga keanekaragaman hayatinya masing-masing.

Menurutnya, ketika berbicara tentang pangan, kita tidak hanya berpikir tentang padi dan jagung, tetapi juga berbagai sumber pangan lokal lain.

Dari Flores, NTT, ada sorgum yang dapat menjadi bagian dari masa depan pangan Indonesia, bahkan dunia.

Di hadapan para peserta Penganugerahan Liputan6 Awards, Maria Loretha menyampaikan, “Salam sorgum, bergizi, sehat, dan berduit. Sorgum bergizi karena kandungan nutrisinya sangat baik, dan berduit karena memberi nilai ekonomi bagi masyarakat.”

Capaian Mama Sorgum ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan dan diversifikasi pangan. 

Menko Pangan  Zulkifli Hasan mengucapkan selamat kepada Ibu Maria Loreth lewat tayangan video atas raihan Liputan6 Awards 2026, sebagai pengakuan atas dedikasinya mengembangkan sorgum sebagai pangan lokal andalan di Nusa Tenggara Timur. 

Melalui Video, Menko Pangan Zulkifli Hasan Berikan Ucapan Selamat  Kepada Ibu Mari Loretha atas Diraihnya Penghargaan Liputan 6 Awards 2026 Kategori Ketahanan Pangan. 

Ucapan itu menegaskan pengakuan pemerintah terhadap perjuangan Maria Loretha dalam mengembangkan sorgum di Flores Timur dan sekitarnya. 

Maria Loretha adalah penggerak penting kebangkitan sorgum di Flores Timur dan NTT. Sejak 2007, ia mendorong masyarakat kembali menanam sorgum sebagai pangan pokok, sekaligus menghidupkan ingatan tentang pangan lokal yang hampir ditinggalkan.

Perjuangannya tidak berhenti pada budidaya. Ia menyusuri desa-desa terpencil untuk mencari benih yang nyaris punah, lalu mengajak petani menanamnya kembali sebagai bagian dari kemandirian pangan.

Dampaknya terasa nyata di banyak desa. Sorgum membantu memperkuat ketersediaan pangan, menekan biaya hidup, dan mengurangi kerentanan saat musim kemarau, ketika sumber pangan lain sering terbatas.

Kisah ini menunjukkan bahwa pelestarian pangan lokal bukan hanya soal pertanian, tetapi juga soal perubahan pola pikir masyarakat.

Maria Loretha menjadi contoh bagaimana satu inisiatif akar rumput bisa berdampak luas bagi ketahanan pangan daerah.

Maria Loretha berharap pengembangan sorgum dapat menjadi solusi pangan berkelanjutan bagi NTT.

Maria Loretha (Mama Sorgum) memang sudah meraih banyak penghargaan, termasuk, Kehati Award 2012 (bidang keanekaragaman hayati dan pelestarian sumberdaya genetik lokal), Ashoka Award – Innovators for the Public 2013 sebagai sosok inovatif yang berdampak publik di bidang sosial, Svarna Bhumi Pahlawan Award 2023 sebagai pahlawan pangan lokal Indonesia.

Selain itu, ia juga menerima berbagai penghargaan nasional di bidang lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan penyuluhan pangan, seperti Kartini Award, Nova Award, Anugerah Seputar Indonesia, penghargaan Kementerian Pertanian, dan sejumlah penghargaan lingkungan lain.