Pengukuhan 200 Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia Siap Magang ke Jepang
- Jun 11, 2026
- Fransiskus Kopong Doken
- Berita Nasional
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa-PDTT) menyelenggarakan Pengukuhan “Pemuda Bangun Desa, Bangun Indonesia” pada Kamis, 11 Juni 2026, di Oproom Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Jakarta. Acara dipimpin langsung oleh Menteri Desa H. Yandri Susanto, SPt., MPd.
Sebanyak 200 pemuda dan pemudi terpilih dari 15 provinsi dikukuhkan sebagai peserta program magang di Jepang. Sebelum berangkat, para peserta mendapatkan pembekalan berupa pendidikan bahasa, pelatihan keterampilan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), serta pendidikan nasionalisme dan kesamaptaan.

Pembekalan ini bertujuan agar peserta mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja dan budaya di luar negeri, serta kembali ke Indonesia dengan bekal keterampilan dan pengetahuan yang dapat dikembangkan di desa masing-masing.
Kolaborasi Membangun SDM Desa
Kepala BPSDM PMDDT, Dr. Agustomi Masik, M.Dev., Plg., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun manusia Indonesia seutuhnya melalui kolaborasi berbagai pihak untuk membentuk “super tim” yang meningkatkan kualitas masyarakat desa. Ia menekankan bahwa program ini merupakan bentuk peningkatan kompetensi masyarakat desa.
“Saat ini kita masih hanya mampu meningkatkan kompetensi sekitar 4.000 orang per tahun, sementara desa di Indonesia terdapat 75.266 desa,” ujar Agustomi.
Berdasarkan data yang dipaparkan, sekitar 70% peserta yang kembali dari program magang sebelumnya mampu menjadi pengusaha. Tahun ini, program mengalokasikan 200 peserta magang dari 15 provinsi yang diharapkan dapat memberi dampak positif bagi pembangunan desa.
Selain itu, Universitas Siber Asia (UNA) tahun ini juga akan memberikan 500 beasiswa S1 bagi pemuda Indonesia.
Nota Kesepahaman dengan Universitas Siber Asia
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Universitas Siber Asia dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia. Nota kesepahaman ini merupakan wujud kerjasama kedua lembaga dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia desa.
Pesan Khusus dari Presiden
Acara dihadiri pula oleh Utusan Khusus Presiden, Rafi Ahmad, yang menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto. Utusan khusus menyampaikan apresiasi Presiden terhadap inisiatif pengembangan pemuda dan menyanjung komitmen Menteri Desa dalam membangun desa.“Pengukuhan hari ini adalah titik awal untuk menciptakan pemimpin, penggerak, dan inovator Indonesia ke depan,” ujar Rafi Ahmad.
Menteri Desa: Jadilah Duta yang Menjaga Nama Baik Indonesia
Menteri Desa H. Yandri Susanto dalam arahannya mengajak para peserta untuk menjaga nama baik Indonesia selama menimba pengalaman di Jepang.“Karena adik-adik adalah duta untuk mengenyam pendidikan di negara yang maju, maka jaga negara yang kita cintai dengan menjaga nama baik Indonesia ketika berada di Jepang.
Belajar tekun dan menunjukkan bahwa yang berkesempatan berangkat ke Jepang adalah pemuda pilihan, serta dapat menularkan hal-hal yang positif kepada para pemuda yang lain,” ujar Mendes PDT.
Menteri juga menyampaikan rencana tindak lanjut pascapulang peserta, yakni pembentukan forum sebagai organisasi untuk mengembangkan potensi berdasarkan 12 aksi prioritas “Bangun Desa, Bangun Indonesia.” Ia menekankan bahwa tujuan utama setelah kembali bukan sekadar mencari pekerjaan, melainkan menciptakan lapangan kerja.
“Sepulang dari Jepang akan kita buatkan forum sebagai organisasi tindak lanjut untuk mengembangkan potensi 12 aksi prioritas bangun desa bangun Indonesia. Ketika pulang dari Jepang, yang berangkat saat ini harus bukan cari kerja, tetap menciptakan lapangan kerja,” tegas Yandri.
Acara pengukuhan semakin semarak dengan yel-yel semangat yang dipersembahkan peserta, termasuk beberapa seruan dalam Bahasa Jepang, menandai antusiasme mereka menjelang keberangkatan.