PLENO DPS STASI SANTO YOSEP ADOBALA PAROKI LAMBUNGA KEUSKUPAN LARANTUKA

  • May 26, 2025
  • Fransiskus K. Doken
  • Religi

Pengurus Dewan Pastoral Stasi (DPS) Santo Yosep Adobala Paroki Santo Werenfried Lambunga Keuskupan Larantuka gelar Rapat Pleno Stasi, Minggu (25/05/2025) yang berlangsung di gedung sekolah SDI Adobala. 

Rapat Pleno DPS St.Yosep Adobala dihadiri Pengurus DPP Paroki Lambunga, Penasihat DPP, Mikhael Kopong Daen, Pengurus DPS Stasi St. Yosep Adobala, Pengurus Komunitas Basis Grejani (KBG), Kelompok Kategorial, Pemerintah Desa, BPD, OMK, dan Umat Stasi Adobala.

Rapat Pleno Stasi St.Yosep Adobala mengambil Tema APP Keuskupan Larantuka Tahun 2025 " Menghadirkan Gereja Yang Mandiri dan Misioner Dalam Satu Kawanan Dengan Satu Gembala ". 

Ketua DPS Stasi St. Yosep Adobala, Yohakim Ronga Belili, saat membuka Rapat Pleno mengatakan bahwa Rapat Pleno Stasi merupakan agenda tahunan DPS untuk mengevaluasi kegiatan dan rencana kerja Pengurus DPS.

Ketua DPS menyampaikan terimakasih kepada seluruh umat stasi Adobala yang hadir mengikuti Rapat Pleno Stasi untuk sama-sama mengevaluasi kegiatan pastoral stasi tahun 2024 dan merencanakan program untuk tahun 2025.

Lanjut Ketua DPS, Rapat Pleno ini berpedoman pada Tema Umum APP Keuskupan Larantuka Tahun 2025, maka  Pengurus DPS Stasi St.Yosep Adobala merancang program untuk berorientasi menjawabi sasaran program dengan berpedoman pada program Dewan Pastoral Paroki (DPP) Paroki Santo Werenfried Lambunga.

Ketua DPS mengharapakan partisipasi umat yang hadir mengikuti Rapat Pleno tersebut, untuk mengikuti secara sungguh-sungguh dan sama-sama  menyepakati hasil Rapat Pleno untuk dijalankan bersama di tahun 2025 ini.

Mengakhiri arahannya, Ketua DPS mengajak umat sekalian untuk bekerja bersama dan sama-sama bekerja dalam satu kawanan dengan satu gembala untuk mewujudkan pencapaian kegiatan demi kemajuan stasi.

Sementara Penjabat Kepala Desa Adobala, Hironimus Hawan Teka, dalam arahannya menyampaikan dukungannya untuk kegiatan DPS Stasi Adobala dengan menjalin kerjasama dan kolaborasi dalam kegiatan pastoral stasi.

Penjabat Kades pada kesempatan itu, juga menyampaikan terimakasih atas pengabdian Pengurus DPS dalam karya pastoral stasi selama ini.

" Perkembangan Gereja bukan saja menjadi tanggungjawabnya DPS, melainkan tanggung jawab kita bersama baik pemerintah desa, masyarakat dan umat. Dan secara khusus pemerintah desa siap untuk berkolaborasi membangun kehidupan umat dan masyarakat dalam kegiatan pastoral stasi," tegasnya.

Sementara Pengurus DPP Paroki Santo Werenfried Lambunga, Laurensius Mali Serani (Wakil Ketua DPP) dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kehadiran DPP pada Rapat Pleno sebagai motivator dan mendukung langkah kerja DPS yang disandingkan dengan program kerja DPP. 

Keberhasilan program kerja DPS mestinya harus didukung oleh berbagai pihak termasuk Pemerintah Desa. Maka momentum Rapat Pleno ini sebagai langkah awal menyusun strategi menuju hasil, "ungkapnya.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Penjabat Kades Adobala terkait kolaborasi dan sinergitas, DPP menyambut dengan senang hati karena hal tersebut sangat dirindukan.

Wakil Ketua DPP, Laurensius Mali Serani, sangat mengharapakan kerjasama yang baik antara DPS dan Pemdes harus terus dijalankan karena keduanya bekerja mengurus masyarakat dan umat yang adalah satu pribadi. Sehingga umat dan masyarakat ini harus dipersatukan dalam satu kawanan dengan satu gembala.

Penasihat DPP Paroki Santo Werenfred Lambunga, Mikhael Kopong Daen, yang turut hadir pada Rapat Pleno Stasi Adobala ini, mendorong Pengurus DPS agar selalu mengerjakan apa yang ditulis dan tulis apa yang dikerjakan dalam karya pastoral stasi. 

"Untuk keduabelas seksi DPS dalam menjalankan tugas karya pastoralnya perlu kawalan, supaya mereka mengingat apa yang yang direncanakan dan mestinya harus dilaksanakan" harap Penasihat DPP.

Rapat Pleno DPS menghasilkan 15 point hasil keputusan , yaitu semua usulan dan saran dari umat terkait LPJ Pengurus DPS diterima demi perbaikan, dana abadi stasi 2000 rupiah per KK per bulan tetap dijalankan, dalam perayaan pesta iman (sambut baru dan permandian) kegiatan taling temaling ditiadakan dan umat berkenan menghadiri acara dengan membawa doa ataupun amplop, acara makan bersama dalam doa arwah malam pertama sempai malam ketiga ditandakan dan hanya disediakan pada doa malam keempat, dana sumbangan 100ribu rupiah per KK selama dua tahun (2023 dan 2024) yang masih bersifat tunggakan harus dilunaskan, Iura Stole doa arwah ibadat tanpa imam sebesar 50ribu rupiah dan jika ada misa arwah dikenakan Iura Stole sebesar 15ribu rupiah untuk pembiayaan hosti dan anggur diluar Stipendium, dalam ibadat penguburan disiapkan tim untuk menjaga suasana ketenangan dalam ibadat berlangsung, dan lain sebagainya.

Hasil keputusan tersebut dituangkan dalam Berita Acara Hasil Rapat Pleno yang akan dikirimkan ke setiap Pengurus KBG untuk disosialisasikan kepada umat.