Rajut Jaring Digital, 51 Lurah dan KIM Kota Kupang Bersatu Tangkal Badai Hoaks Lewat Kim.id
- Jul 01, 2026
- Fransiskus Kopong Doken
- Berita Daerah
KUPANG – Secercah harapan bagi keterbukaan informasi di Kota Kasih kembali dinyalakan. Kamis 25/6/2026, Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang menjadi saksi bersatunya tekad 51 nakhoda kelurahan bersama para pegiat Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dalam Bimbingan Teknis “Penguatan Pola Kemitraan KIM se-Kota Kupang: Optimalisasi Pemanfaatan Website Kim.id Tahun 2026”.

Gelaran yang dimotori Dinas Kominfo Kota Kupang ini tak sekadar pertemuan biasa. Ia adalah kawah candradimuka yang menempa sinergi antara birokrasi dan akar rumput, demi merajut jaring digital yang kokoh di tengah derasnya arus informasi.
Membuka tirai acara, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Daud Nafi, menitipkan pesan bahwa kemitraan ini adalah kunci emas. “Jika pemerintah adalah hulunya, maka KIM adalah muara yang mengalirkan program pembangunan hingga ke ceruk terdalam masyarakat. Di tangan merekalah, potensi tiap kelurahan akan dikumandangkan, dan kebenaran informasi akan dijaga,” tegasnya.
Kehadiran lengkap 51 lurah menjadi penanda bahwa Pemerintah Kota Kupang tak setengah hati. Mereka kini didapuk menjadi suluh yang menuntun dan membina KIM agar tak padam diterpa angin perubahan zaman.
Sementara itu, para Web Admin KIM digembleng menjadi penjaga gawang di benteng informasi. Merekalah yang akan menampi kabar, menyaring hoaks yang kerap menyamar, dan menyuguhkan berita lokal yang segar melalui kanal Kim.id.
Kepala Dinas Kominfo Kota Kupang, Ariantje M. Baun, menuturkan bahwa Kim.id bukan sekadar laman maya. Ia adalah lumbung ilmu dan rumah besar tempat masyarakat menjadi tuan di negeri sendiri — memproduksi konten edukatif dari, oleh, dan untuk warga Kota Kupang.
Di era ketika kecerdasan buatan bagai pisau bermata dua, KIM diharapkan menjadi filter yang arif. Tidak lagi hanya menjadi penonton di gelanggang informasi, melainkan aktor utama yang menenun narasi positif bagi Bumi Flobamora.
Dengan bahu-membahu bersama Diskominfo Provinsi NTT, 51 lurah, dan seluruh insan KIM Kota Kupang kini tengah melangkah mantap. Tujuannya satu, yaitu menjadikan KIM sebagai mercusuar literasi digital yang cahayanya mampu menjadi barometer ekosistem informasi yang cerdas, sehat, dan informatif bagi seluruh Nusa Tenggara Timur.